VISI KEILMUAN:

Pada Tahun 2045, menjadi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang Unggul dan berdaya saing di Tingkat Asia dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing yang Inovatif dan adaptif terhadap perkembangan IPTEK, berlandaskan Islam Ahlus Sunnah Wal-jamaah.”

 

Makna Visi Keilmuan

Visi keilmuan ini mengandung tiga makna pokok:

Pertama, Unggul dan berdaya saing di Tingkat Asia bermakna bahwa kualitas keilmuan prodi diarahkan untuk mampu bersanding dengan program studi sejenis di kawasan Asia, baik dari sisi mutu riset, kurikulum, maupun reputasi akademik, sejalan dengan cita-cita UIM dan FKIP menuju tahun 2045.

Kedua, Pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing yang inovatif dan adaptif terhadap IPTEK bermakna bahwa inti keilmuan yang dikaji dan dikembangkan prodi adalah teori serta praktik pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks English as a Foreign Language (EFL) — penciri khas yang membedakan prodi ini dari kajian bahasa Inggris secara umum — dengan terus mendorong pembaruan metode dan pendekatan yang responsif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga secara langsung bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan bahasa Inggris di sekolah dan masyarakat.

Ketiga, Berlandaskan Islam Ahlus Sunnah Wal-Jamaah bermakna bahwa seluruh proses pengembangan keilmuan tersebut dijiwai nilai moderasi beragama ala ASWAJA — tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal — sehingga menghasilkan keilmuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami yang moderat.


 

TUJUAN:

  1. Terselenggaranya proses pembelajaran yang bermutu sehingga menghasilkan calon pendidik dibidang Bahasa Inggris yang inovatif dalam penerapan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing dengan berkarakter Islam Ahlus sunnah Wal-jamaah

  2. Menghasilkan karya akademik melalui kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan bidang  pendidikan Bahasa Inggris

  3. Menghasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang penerapan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing dengan berkarakter Islam Ahlus Sunnah Wal-Jamaah.